JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap keselamatan kebakaran di lingkungan gedung perkantoran, PT Bumi Daya Plaza (BDP) selaku pengelola gedung Menara Mandiri menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Praktik Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG). Kegiatan ini diikuti oleh tenant, perwakilan perusahaan, serta tim operasional gedung sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, berlangsung dua hari pada 22 dan 25 April 2026, di Menara Mandiri.

Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada sesi sosialisasi yang disampaikan oleh Puryantoro, S.H., C.T. Analis Kebakaran Ahli Muda Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, memberikan pemaparan mengenai pentingnya sistem keselamatan kebakaran, prosedur evakuasi darurat, identifikasi potensi risiko, serta peran aktif seluruh penghuni gedung dalam upaya pencegahan kebakaran.

Lukman Ariefin selaku Deputy Department Head Building Operation BDP menyampaikan sambutan saat sesi sosialisasi MKKG Menara Mandiri. (sumber: BDP)

Lukman Ariefin selaku Deputy Department Head Building Operation PT Bumi Daya Plaza (BDP) dalam sambutannya menegaskan, bahwa kolaborasi antar pihak menjadi kunci dalam meningkatkan standar keselamatan di lingkungan gedung. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam aktivitas sehari-hari. Perubahan besar dimulai dari tindakan kecil yang konsisten melalui kepedulian, penerapan protokol kesehatan, serta keselamatan kebakaran agar bisa membawa manfaat bagi kita semua,” ungkapnya.

Forances Damanik dari Business Continuity Management (BCM) Bank Mandiri menyampaikan kata sambutan saat sesi sosialisasi MKKG Menara Mandiri. (sumber: BDP)

Senada dengan hal tersebut, Forances Damanik dari Business Continuity Management (BCM) Bank Mandiri menyampaikan, bahwa keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pengelola gedung tetapi seluruh pengguna gedung. Ia menekankan pentingnya pemahaman prosedur yang tepat dalam menghadapi kondisi darurat hingga penggunaan alat pemadam kebakaran.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pihak dapat memahami prosedur yang benar dan mampu bertindak cepat dan tepat dalam situasi darurat. Terutama bagi para floor warden gedung ini untuk selalu tanggap dan sigap ketika suatu insiden ataupun gangguan kebakaran terjadi,” ujarnya.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik penggunaan alat pemadam kebakaran yang dipandu langsung oleh tim pemadam kebakaran provinsi DKI Jakarta. Peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta mempelajari teknik pemadaman api yang benar dan aman.

Peserta MKKG melakukan latihan menggunakan Selang Hydrant. (sumber: BDP)

Melalui sesi praktik ini, peserta diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi potensi kebakaran serta mampu melakukan penanganan awal secara efektif sebelum bantuan lebih lanjut tiba.

Dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi dan praktik MKKG Menara Mandiri ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko kebakaran. Sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih aman, tertib, dan responsif terhadap keadaan darurat.

Mitra bisnis masa depan untuk Sewa Ruang Kantor | Jasa Pengelolaan Gedung | Jasa Tenaga Alih Daya | Jasa Tenaga Keamanan | Jasa Konstruksi | Jasa Desain dan Furniture